My Kind Of Happiness
HOLA! Udah hampir 2 tahun gue menghilang dari peredaran blog dan finally gue posting lagi di blog ini. Oiya, hari ini gue pengen cerita tentang ke-13 nyeti(s) yang merupakan sahabat terbaik gue sepanjang masa. Cekidot!
May be I almost forget how we created this fucking awesome squad, masing-masing dari mereka punya first impression tersendiri. Ada yang kenalnya dari jaman MOS SMP, karena sama-sama sekelas, karena sama-sama satu eskul, sama-sama suka jalan bareng, sama sama muka nongkrong bareng, sama-sama suka makan di hall bareng pas istirahat waktu SMP, intinya kita dipersatukan oleh satu almamater SMP yang sama. Mereka adalah orang-orang yang unik dan terdiri dari berbagai ragam latar belakang mulai dari suku, kelebihan, watak, ekonomi dan lain-lainnya. Dari mereka gue belajar banyak bagaimana caranya untuk mempertahankan sebuah hubungan persahabatan seperti mempertahankan umur karir groupband (kalau kita buat groupband pasti grupnya tiap hari gonta-ganti nama mulu HAHAHAHA). Nggak gampang, dan nggak cuma ketawa-ketiwi doang yang kita habisin selama 6 tahun ini kita juga pernah mengalami konflik dan jarang ketemu karena udah beda SMA. Tapi kita tetap bertahan. It such a proud, bangga sekaligus nggak nyangka kita bisa melalui 6 tahun usia persahabatan antar 14 manusia yang sudah berbeda kehidupan. 6 tahun untuk bertahan bersama 13 orang ini bukanlah hal yang gampang, boyband korea aja kalah sama kita.
Dan kini, kita sudah melepas seragam sekolah. Udah nggak ada lagi seragam putih abu-abu, it's time for us to reach our dream. Kita sudah fokus pada karir kita, masa depan kita. Terutama untuk 4/14 orang yang akan merantau: Mami (Kresna) yang keterima jalur PBOS UGM yang bakalan menetap di Jogja, Ivana yang keterima di STEI ITB lewat SNMPTN, Bayu yang keterima D3 IPB jurusan Supervisor Pangan di Bogor, dan Yoan yang memang belum tahu mau masuk mana tapi dia bakalan menetap di Wonogiri. Honestly, gue bangga punya sahabat-sahabat hebat kayak kalian (walaupun sedikit miris temen gue pinter-pinter kok gue nggak dapet PTN kayak kalian huft), kalian yang selalu dukung karir kita biar sukses, yang nyemangatin kita biar kalau kuliah nanti bisa bareng-bareng pake almet univ yang diinginkan. Mungkin kemarin adalah hari yang membuat gue senang sekaligus sedih juga; ketika kita semua kumpul fullteam, kita juga harus ngelepas 4 orang terdekat kita untuk mengejar angan dan cita-cita di negeri orang. Ada pertemuan, ada pula perpisahan. That's life.
Terimakasih untuk 6 tahun yang sangat berharga ini, 6 tahun penuh ketawa ngakak sampe sakit perut sampe nangis-nangis kayak anak kecil dicubit emaknya, mulai dari nggak saling kenal sampe jadi sedeket ini, mulai dari gue yang anak baru di SMP sampe lulus SMA, sampai diakhiri dengan 'perpisahan' ini. Terimakasih sudah menjadi 13 manusia yang menemani gue dikala susah dan senang. Terimakasih udah mengajarkan gue apa itu persahabatan. Terimakasih udah jadi partner in crime yang selalu rusuh dimanapun kita ngumpul secara online atau langsung (no wonder sih, kita ber-14 kalau ngumpul macam tawuran antar pelajar). Terimakasih sudah menjadi alasan gue tidur larut malam karena gabut, dan gue rasa masih banyak ucapan terimakasih buat kalian yang bahkan nggak cukup untuk dimuat di blog ini.
Untuk teman-teman yang merantau, kalian bakalan selalu gue inget. Tunggu kita-kita yang akan menyusul kalian. Entah tahun ini atau mungkin tahun depan, kita akan menyusul.
Untuk teman-teman yang belum tahu mau kuliah dimana... sama lah kita senasib hehehe. Entah tahun ini atau tahun depan, kita harus tetap kuliah. Education is number one, dan nggak ada kata 'telat' untuk belajar!
Untuk teman-teman yang udah dapet kampus di 'kampung sendiri', jaga kampung baik-baik yak.
Kita tetap harus keep-in-touch gimanapun itu caranya.
Kita harus sukses di bidang yang kita tekuni masing-masing.
Yang wisuda wajib didatengin.
Yang punya cowok/cewek wajib cerita dan kenalin.
Kalau siapa tau jodoh, jangan lupa undang-undang. Gue siap jadi bridemaid kalian kok HAHAHA.
Berawal dari SMP, SMA, Kuliah, Kerja, Menikah, hingga tua nanti, atau bahkan hingga mati, gue harap kita selalu bersama. entah hingga 10, 11, 12 atau seratus tahun lagi kita akan selalu menjadi sahabat.
Sampai jumpa di kehidupan lain, ketika kita sudah menjadi orang sukses dalam karir dan juga kehidupan :)
Kalian kayak nyeti tapi gue sayang.
Regards, Gwen.


Comments
Post a Comment